Perjalanan panjang ini kami tempuh hanya berdua saja yaitu saya dan bang Hafiz. Bang Hafiz tugasnya mengemudikan motor dan aku yang mengambil gambar sepanjang jalan. Pemandangan yang indah dan menurutku keren membuatku tak pernah bosan melihatnya. Lihat aja lautnya, gunungnya dan jalannya juga, hmmmm benar - benar indah ya ciptaan allah.
 |
| Sebeng ke kiri ya bg :D |
Dan tiba - tiba mendung kembali datang, "mudah2an aja tidak turun hujan" aku berkata dalam hati. Kalau hujan bisa berabe ni, hehehe.
 |
| 3 BTS gagah berdiri di atas puncak gunung |
 |
| Awas turunan terjal! |
 |
| Jaga kecepatan ya.. |
 |
| Mobil yang hendak mengangkut sawit |
 |
| Pemandangannya hmmmm... pecah banget bro :) |
 |
| Rumah makan ini di lengkapi pelabuhan |
Perjalanan terus kami lanjutkan, hingga kami berhenti di KM 108 untuk istirahat sejenak. Bang Hafiz
menghandel kamera dari tangan ku, saat ia sedang mengambil beberapa foto hujan turun, kami jadi gabuk dan cepat - cepat berlari ke arah motor. Kamera pun di masukkan ke dalam tas supaya jangan basah, tunggu apa lagi? Berangkat!
 |
| KM 108 |
 |
| Awas ada ular ya :D |
Perjalanan tak sampai di sini, kami juga
terjebak di Lamno untuk beberapa jam.
Penulis : Naufal Khalish
0 Response to "Berkelana Di Lintas Barat Selatan (2)"
Posting Komentar